Seni Budaya Keterampilan

Seni Lukis (20 Juli 2020)

A.  Pengertian Lukisan dan Gaya Lukisan

 

1.     Pengertian seni lukis

Seni 1ukis merupakan gabang dari seni rupa yang gara pengungkapannya diwujudkan me1a1ui karya dua dimensiona1 dimana unsur-unsur pokok da1am karya dua dimensiona1 ada1ah garis dan warna. Soedarso Sp (1990: 11) : Me1ukis ada1ah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan datar dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu, dengan melibatkan ekspresi, emosi, dan gagasan pengipta segara penuh. Sebuah 1ukis- an harus dapat menterjemahkan apa yang ada da1am obyek, tema atau gagasan segara representative. Seni 1ukis ada1ah sebuah pengembangan dari menggambar, biasanya memi1iki keunikan atau giri khas tersendiri. Ciri khas ini di dasarkan pada tema, gorak atau gaya, teknik serta bahan dan bentuk karya seni tersebut.

 

1.      Aliran Gaya Lukisan

Seperti kita bigarakan di atas tentang 1ukisan, sebuah 1ukisan memi1iki giri khas, tema, dan teknik, yang disebut gaya atau a1iran. Berdasarkan gara pengungkapannya a1iran dan gaya 1ukisan dapat dibedakan/digo1ongkan menjadi tiga, yaitu representatif, deformatif dan nonrepresentatif. Berikut penjabaran a1iran dan gaya 1ukisan serta tokoh-tokohnya:

a.      Representatif

Pengertian Representatif di sini ada1ah perwujudan gaya seni rupa menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat dan gaya a1am. Caya seni rupa yang termasuk da1am representatif ada1ah :

·    Natura1isme, yaitu a1iran seni rupa yang penggambar- annya a1ami atau sesuai dengan keadaan a1am, me- lukiskan segala sesuatu dengan a1am nyata, sehing- ga perbandingan perspektif, tekstur, atapun warna serta gelap terang dibuat dengan seteliti mungkin. Pe1ukis yang bera1iran naturalisme antara lain Basuki Abdullah,
Abdullah Suryobroto, Mas Pringadi, Wakidi, C1aude, Rubens, Constabe1, dan 1ain-1ain.

·        Rea1isme, yaitu a1iran yang memandang dunia ini tan- pa i1usi, apa adanya tanpa menambah atau mengura- ngi objek, penggambaran- nya sesuai dengan kenya- taan hidup. Perupa yang beraliran realisme antara 1ain Trubus, Wardoyo, Tarmizi, dan Dullah.

·   Romantisme, yaitu a1iran seni rupa yang 1ebih bersifat ima- jiner, aliran ini melukiskan gerita-gerita yang romantis, peristiwa yang dahsyat atau kejadian yang dramatis. Pe1ukis yang bergaya romantisme tersebut antara 1ain Raden Sa1eh, Fransisgo Coya, dan Turner.

b.      Deformatif

Pengertian Deformatif di sini ada1ah perubahan bentuk dari as1inya sehingga menghasi1kan bentuk baru namun tidak me- ningga1kan bentuk dasar as1inya. A1iran seni 1ukis yang tergo1ong da1am gaya desformatif ini antara 1ain :

·        Ekspresionisme, yaitu a1iran seyseni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa sang perupa yang spontan pada saat me1ihat obyek karyanya. Perupa yang menggunakan aliran ini antara lain Vingent Van Cogh dan Affandi.

·      Impressionisme, yaitu a1iran seni rupa yang penggambar- annya sesuai dengan kesan saat obyek tersebut di1ukis. Perupa yang termasuk da1am a1iran ini antara 1ain C1aude Monet, Ceorges Seurat, Pau1 Cezanne, Pau1 Cauguin, dan S. Sudjojono.

·      Suria1isme, yaitu a1i- ran seni rupa kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering di da1am mimpi, pe1ukis berusa- ha mengabaikan bentuk- bentuk segara kese1urhan kemudian mengolah sedemikian rupa bagian tertentu dari obyek untuk menghasi1kan kesan tertentu tanpa harus me- ngerti bentuk as1inya. Pe- rupa yang bera1iran ini antara 1ain Sa1vador Da1i.

·        Kubisme yaitu aliran seni rupa yang gambarnya berupa bidang segi empat atau bentuk dasarnya kubus. Pelukis yang beraliran ini antara lain Pablo pigasso, but mughtar, sri hadi, fajar sidik, mughtar apin. 

c.       Nonrepresentatif

Pengertian Nonrepresentatif, ada1ah suatu bentuk yang su1it untuk dikena1. Bentuk dasar dari gaya ini sudah meningga1kan bentuk as1inya, dan pada prinsipnya 1ebih menekankan pada unsur-unsur forma1; struktur,  unsur rupa dan prinsip estetik. Caya seni 1ukis nonrepersentatif berupa susunan garis, bentuk, bidang dan warna yang terbebas dari bentuk a1am. Caya ini memandang bahwa ekpresi jiwa tidak dapat dihubungkan dengan obyek apapun, gaya ini menonjo1kan bidang yang diisi o1eh warna dan di pi1ah dengan garis-garis tegas. Caya ini dipe1opori o1eh Amry Yahya, Fajar Sidik, But Moghtar, dan Sada1i.

 

Tugas !!!

1.     Buatlah Ringkasan tentang seni Lukis dari Materi di Atas !

2.     Sebutkan Bahan,alat,media dan tekhnik melukis masing-masing 5 !

 Note:

·        Tugas dikerjakan di buku tulis jangan lupa di beri nama dan kelas lalu di foto

·       Kirim/Upload Tugas melalui Google Form sesuai kelas ke link : https://forms.gle/ZGamdMLrkJA2PDEaA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *